Pentingnya Menjaga Etika Dalam Berbisnis, Ini Penjelasannya!

Dalam menjalankan sebuah bisnis itu setiap pengusaha wajib memahami etika dalam berbisnis dengan baik.

Pentingnya Menjaga Etika Dalam Berbisnis, Ini Penjelasannya!



Menjaga etika dalam berbisnis dengan baik itu sangat penting sekali karena bisa membuat hubungan bersama relasi bisnis menjadi lebih harmonis. Seperti yang diketahui bahwa setiap manusia tidak bisa hidup sendiri.

Karena mereka makhluk sosial sehingga butuh menjalin hubungan dengan baik antar sesama. Maka dari itu supaya hubungannya selalu baik, maka ada peraturan dan nilai yang perlu dipahami dalam lingkungan masyarakat.

Nilai dan adab hubungan yang baik dalam bermasyarakat itu disebut dengan etika. Dalam segala aspek, hal tersebut harus dijaga dengan baik supaya tidak timbul perselisihan dan memperlambat proses perkembangan bisnis.

Untuk itu supaya perkembangan bisnis berjalan lancar bersama relasi, sebaiknya perhatikan adab nilai dan tata cara menjalankannya sebaik mungkin. Sehingga tidak sampai kehilangan peluang hanya karena dianggap tidak punya adab.

Daftar Pengertian Etika dalam Berbisnis

Business etiquette merupakan bagaimana cara Anda dalam menjalankan sebuah bisnis di semua aspek, mulai dari individu sampai perusahaan. Jadi hal tersebut berperan penting karena berkaitan dengan nilai, normal, dan sikap.

Sehingga dari sinilah tercipta hubungan yang adil dan sehat antar relasi kerja. Peraturannya sendiri sebenarnya tidak tertulis saat menjalankan bisnis berdasarkan hukum yang adil. Selain itu tidak tergantung pada status.

Intinya hal ini merupakan standar pedoman yang perlu diperhatikan oleh semua pegawai, termasuk manajemen saat melakukan kegiatan sehari-hari berlandaskan moral luhur, kejujuran, serta profesionalisme. Selain hal tersebut, berikut definisi lainnya:

1.      Menurut Steade Et Al, definisi etika dalam berbisnis adalah standar etis yang berkaitan dengan cara membuat keputusan sesuai dengan tujuannya. Jadi peraturan dan adab yang digunakan sudah sesuai standar etisnya.

2.      Hill & Jones mengatakan bila adab bisnis itu ajaran untuk melihat hal yang benar dan salah. Jadi bisa digunakan sebagai bekal para pemimpin perusahaan ketika akan mengambil keputusan terkait masalah moral.

3.      Velasquez menyebutkan bila hal tersebut merupakan studi khusus berkaitan dengan moral yang benar dan salah. Jadi ini berkaitan dengan standar moral yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis supaya saling menguntungkan.

4.      Menurut Bertens, hal ini tidak hanya seputar peraturan hukum saja. Namun lebih dari itu, yaitu untuk mengatur bisnis supaya lebih jelas. Karena biasanya ada beberapa hal yang belum diatur hukum.

5.      Muslich mengatakan bila ini termasuk ilmu pengetahuan seputar cara paling benar dalam mengelola bisnis tanpa menyampingkan norma dan moralitas secara universal. Sehingga antar relasi bisa saling menghargai karena diatur norma.

Prinsip Penting dalam Menjalankan Etika dalam Berbisnis

Menurut Bertens, hal ini bisa dilihat dari 3 sudut pandang. Yaitu ekonomi, hukum, dan moral. Dilihat dari kacamata ekonomi, artinya bisnis positif pasti memberi keuntungan dan tidak merugikan orang lain.

Sedangkan bila ditinjau dari segi hukum, bisnis tidak boleh melanggar hukum yang berlaku. Sementara bila dilihat dari segi moral, bisnis harus menyesuaikan dengan ukuran moralitasnya supaya dapat menghargai antar relasi.

Disamping itu, terdapat 5 prinsip penting yang bisa digunakan untuk pedoman dalam bersikap saat menjalankan sebuah bisnis. Berikut ini adalah prinsip penting yang perlu diperhatikan menurut Sonny Keraf, antara lain:

1.      Kejujuran - prinsip ini mengajarkan Anda mengatakan hal yang dipikirkan. Serta mengajarkan orang untuk mengatakan sesuatu yang dikerjakan. Jadi prinsip kejujuran ini berkaitan dengan kepatuhan terhadap perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya.

2.      Saling menguntungkan - prinsip ini mengajarkan semua orang supaya sadar bahwa setiap bisnis itu butuh win-win solution. Artinya semua keputusan dan tindakannya harus memberi keuntungan semua pihak tanpa ada yang dirugikan.

3.      Otonomi - prinsip etika dalam berbisnis ini berkaitan dengan kebebasan, kemandirian, dan tanggung jawab. Itu artinya orang mandiri harus bisa memutuskan dan melakukan tindakan berdasarkan kemampuan. Yang diyakini harus bebas tekanan.

4.      Keadilan - prinsip ini mengajarkan semua orang untuk menanamkan sikap agar selalu memperlakukan dan menganggap semua pihak dengan adil. Jadi tidak ada perbedaan antar sesama manusia. Itulah sebabnya ini disebut keadilan.

5.      Integritas Moral - prinsip penting yang satu ini perlu diperhatikan supaya tidak merugikan orang lain saat mengambil keputusan bisnis. Jadi prinsip ini didasarkan pada kesadaran bahwa setiap orang seharusnya selalu dihormati.

Prinsip Umum dari Etika dalam Berbisnis

Terdapat 3 prinsip umum yang perlu diperhatikan agar bisnis berjalan lancar. Maka dari itu sebaiknya perhatikan prinsip umum di bawah ini supaya bisnis Anda berjalan dengan lancar berdasarkan budi pekerti:

1.      Harus saling percaya antar relasi bisnis itu adalah salah satu akhlak yang perlu diperhatikan. Sehingga setiap peraturan dan perjanjian yang disepakati bersama selalu dipatuhi dengan baik tanpa ada rasa curiga.

2.      Setiap pebisnis harus memiliki sikap tanggung jawab sesuai jobnya. Ini adalah salah satu etika dalam berbisnis penting dan perlu dipahami karena bisa menumbuhkan komitmen serta bisa saling menguntungkan antar relasi.

3.      Adab lainnya perlu diperhatikan pengusaha sebagai prinsip umum dalam menjalankan bisnis adalah harus selalu menghargai lingkungan. Jadi setiap pelaku bisnis wajib dapat menjaga, mengelola, dan memanfaatkan sumber daya dengan baik.

Tujuannya adalah agar kelestarian lingkungan alam selalu terjaga. Maka dari itu supaya bisnis Anda semakin lancar, perhatikan adab dengan baik. Hal tersebut berkaitan dengan budi pekerti yang bisa mempengaruhi bisnis.

Karena sebesar apa sebuah usaha seseorang tidak akan bertahan lama bila ownernya tidak memiliki adab yang baik. Berbeda sekali bila pemilik usaha memiliki moral baik, otomatis usaha miliknya semakin lancar.

Setiap orang saat melihat pemilik bisnis dengan moral baik pasti lebih percaya dan yakin terhadap usaha yang dijalankan owner tersebut. Daripada melihat pemilik bisnis tidak memiliki moral.

Manfaat Mematuhi Etika dalam Berbisnis

Dengan memahami etikanya, ternyata manfaat yang diterima perusahaan dan unit usahanya semakin banyak dan besar. Maka dari itu berikut akan dijelaskan keuntungan bila selalu memperhatikan etika saat menjalankan usaha, yaitu:

1.      Kegiatan manajemen perusahaan semakin baik dan efektif. Karena masing-masing pegawai menjadi lebih patuh terhadap peraturan dan kebijakan sesuai ketetapan dari perusahaan. Itulah kenapa harus memperhatikan adab bisnis dengan sebaik mungkin.

2.      Kepatuhan para karyawan semakin meningkat bila mengimplementasikan etika tersebut ketika bekerja di sebuah perusahaan. Sehingga tidak ada karyawan bersikap suka seenaknya sendiri dan tanpa sopan santun karena mereka tahu adabnya.

3.      Berkat hal tersebut, reputasi perusahaan semakin meningkat. Kondisi integritas perusahaan semakin meningkat pesat bila masing-masing karyawannya punya sopan santun dan tahu bagaimana menempatkan diri. Sehingga suasana di kantor lebih baik.

4.      Memiliki budi pekerti membuat klien merasa senang bekerja sama dengan Anda. Karena mereka merasa Anda tahu adab bisnis dengan baik sehingga sudah pasti tidak akan mengecewakan bila diajak bekerja sama. 

Jadi seperti itulah sedikit ulasan seputar etika saat menjalankan usaha mulai dari pengertian, prinsip, dan manfaatnya bila memahaminya dengan baik. Maka dari itu sudah seharusnya memperhatikan hal ini sebaik mungkin.

Karena peranannya sangat krusial bagi kelancaran usaha di sebuah perusahaan. Jadi usahakan jalin hubungan bersama mitra kerja yang baik dengan cara memperhatikan etika dalam berbisnis supaya perkembangan bisnis semakin maksimal.