Ide Bisnis Bidang Pertanian yang Masih Jarang Dilirik

Bisnis bidang pertanian memiliki beberapa keunggulan seperti selalu memiliki pembeli, tidak perlu modal besar, dan keuntungan material yang besar.
ide bisnis pertanian

Terkadang bisnis bidang pertanian masih dinomor sekiankan dibandingkan bisnis sektor lainnya seperti jualan online atau yang memanfaatkan teknologi digital. Salah satunya karena paradigma tentang pertanian identik dengan desa kurang modern. 

Padahal apabila mau berpikir obyektif, kebutuhan produk-produk pertanian cukuplah besar. Contohlah sayur, pada kondisi pandemi saat ini orang cenderung pilih-pilih hendak membeli bahan makanan. Harus dipastikan bahan makanannya bergizi dan sehat. 

Terlebih di kota-kota besar, sayur dan buah-buahan menjadi incaran sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi harian. Oleh karenanya sebenarnya ada banyak peluang untuk mengembangkan produk pertanian. 

Keuntungan Mengembangkan Bisnis Bidang Pertanian

Saat ini produk-produk bisnis pertaniannya masih didominasi oleh produk tradisional, yaitu hasilnya langsung dijual di pasaran. Sedikit yang mau memberikan branding dan membuka peluang market baru. Padahal sebenarnya ada banyak keuntungannya. 

Selalu Memiliki Pembeli

Produk harian seperti sayuran dan buah-buahan akan senantiasa memiliki pembeli. Minimal untuk kebutuhan sehari-harinya, karena makan adalah kebutuhan pokok. Dengan demikian, sebenarnya tidak perlu takut produknya tidak habis di pasaran. 

Cobalah untuk mengembangkan model penjualan baru dibandingkan sebelumnya, seperti misalnya memberikan branding baru, mengombinasikan beberapa produk untuk dijadikan satu paket, dan berbagai ide kreatif lainnya. 

Merupakan Padat Karya

Bertani sangat sulit untuk diselesaikan secara mandiri, karena produknya banyak, harus cepat untuk dipanen, serta harus segera dikirimkan atau dipasarkan. Karenanya memerlukan tenaga kerja sedikit lebih banyak dibandingkan bidang lainnya. 

Kondisi bisnis bidang pertanian ini disebut sebagai padat karya, sehingga membuka peluang lapangan pekerjaan baru. Dengan demikian selain memberikan keuntungan bagi Anda pemilik bisnisnya juga memberikan keuntungan juga bagi sekitarnya. 

Perbedaan Modal Tidak Begitu Bermasalah

Untuk memulai usaha di bidang ini tidak harus memiliki modal besar, karena yang terpenting adalah keterampilan dan kepekaan dalam merawat tanaman. Percuma modal besar apabila belum terampil, nantinya dikhawatirkan malah gagal panen. 

Tidak Perlu Lahan Pertanian Luas

Lahan sempit bukan lagi kendala tidak bisa mengembangkan usaha ini. Kini sudah banyak alternatif penanaman dengan media tanam non tanah. Salah satu yang paling populer adalah menggunakan pipa untuk mengembangkan hidroponik. 

Memberikan Keuntungan Material

Tentu setiap usaha apabila diseriusi mampu memberikan keuntungan material tidak sedikit. Terlebih untuk produk segar seperti sayuran, buah-buahan, dan bumbu-bumbu. Meskipun harga satuannya murah, tetapi sudah untung besar. 

Ide Pengembangan Bisnis Bidang Pertanian tentang Pupuk dan Alat Pertaniannya

Salah satu jenjang usaha yang dapat dikembangkan adalah dengan masuk pada sektor pendukungnya yaitu memberikan suplai kepada petani terhadap segala hal yang diperlukannya. Mulai dari perpupukan atau berbagai perlengkapan pertaniannya. 

Pupuk merupakan salah satu komponen terpenting untuk menjaga produk pertaniannya tetap dalam kondisi segar dan sehat. Sebenarnya tanaman tanpa pupuk bisa tumbuh, tetapi kesegarannya berkurang dan bentuknya biasanya kurang menarik. 

Pemberian pupuk bisa mempengaruhi kondisi tanamannya karena mengandung berbagai zat yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karenanya keberadaannya penting bagi para petani untuk memastikan produknya berkualitas. 

Selain pupuk, bisnis bidang pertanian juga bisa masuk pada obat-obatannya. Obat tersebut mirip seperti pupuk, yaitu berfungsi untuk merangsang bagian tanaman tertentu. Misalnya untuk obat bunga, biasanya merangsang agar bunganya berkelompok dan besar. 

Untuk alat pertanian sendiri, meskipun bukan sebagai kebutuhan harian (setiap orang membeli perlengkapan tiap harinya), tetapi kesiapannya sangat dibutuhkan. Mulai dari perlengkapan kecil-kecil seperti sabut dan cangkul hingga traktor. 

Bentuk usahanya Anda bisa mengembangkan toko atau koperasi, biasanya sangat diperlukan di pedesaan atau daerah dengan lingkungan agraris, yaitu sebagian besar masyarakatnya berprofesi di bidang pertanian. 

Ide Bisnis Bidang Pertanian Produk Tanaman

Ada dua jenis pilihan ketika berhubungan dengan produk tanaman, yaitu Anda sebagai petani sekaligus pemasarnya atau Anda hanya sebagai pemasar produknya saja (umumnya disebut pengepul). Namun terlepas dari itu, ada beberapa produk unggulan yang bisa Anda lirik. 

Padi

Produk ini sangat umum ditemui di Indonesia. Selain perannya sebagai sumber bahan makanan utama juga merupakan komoditas pembentuk ketahanan pangan di Indonesia. Karenanya produknya selalu laku di pasaran, namun kelemahannya butuh lahan besar. 

Singkong

Singkong merupakan salah satu alternatif bahan makanan darurat di zaman dahulu. Penanamannya juga cukup mudah, tinggal memotong batangnya, nanti akan tumbuh menjadi individu baru. Produknya bisa di jual di pasar atau ke produsen keripik singkong. 

Cabai

Cabai masih menjadi komoditas mahal di pasaran. Perawatannya sedikit mudah tetapi untuk mampu menghasilkan cabai segar, perlu pemantauan secara ketat. Karenanya apabila membuka bisnis bidang pertanian cobalah mempertimbangkan mencari produk ini. 

Jagung

Jagung bisa dimanfaatkan menjadi dua jenis, pertama sebagai sumber bahan makanan manusia, bisa diolah menjadi nasi jagung atau dioleh menjadi sayuran dan lauk. Atau digunakan sebagai bahan pakan hewan. 

Selada

Selada menjadi salah satu komoditas populer apabila menggunakan media tanam non tanah atau hidroponik. Biasanya dimanfaatkan sebagai pelengkap makanan, terutama bila menyajikan bakar-bakaran atau lalapan. 

Ide Bisnis Bidang Pertanian Produk Olahan Kreatif

Selain menjual produk pertaniannya secara langsung, Anda bisa menambahkan added value agar harganya juga bisa semakin naik. Salah satu caranya adalah mengolahnya menjadi berbagai jenis produk olahan yang bergizi dan unik. 

Produk olahan bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu produk olahan siap makan atau produk olahan belum siap makan. Keduanya memiliki peranan penting, contohnya tepung biasanya akan digunakan sebagai bahan olahan pembuatan roti dan donat. 

Produk olahan paling umum adalah tepung, bisa tepung dari jagung, singkong, atau beras. Biasanya digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membuat kue atau sebagai pengental masakan. Contohnya ketika ingin membuat saus atau capjay. 

Produk lainnya adalah bisa membuat camilan atau jajan khas daerah tersebut, seperti pembuatan dodol dari santan kelapa dan berbagai hasil tani lainnya. pembuatan jajanan daerah tersebut selain bisa mendongkrak nilai jual juga meningkatkan branding daerah. 

Jajanan lainnya yang bisa dibuat biasanya adalah keripik, meskipun setiap daerah memiliki keripik pisang, tetapi masing-masing daerah memiliki ciri khas tersendiri. Anda juga demikian, bisa membuat produk seperti yang sudah ada, tetapi dengan sentuhan unik. 

Apabila ingin jajanan lebih modern, bisa mempelajari dari berbagai pusat oleh – oleh daerah, seperti di Malang ada bakpao telo, di Trenggalek ada alen – alen dan keripik tempe, dan lain sebagainya. Dengan menambahkan sentuhan marketing bisa mendongkrak penjualannya. 

Baca Juga: Bisnis Online Tanpa Modal Untuk Pelajar

Salah satu sisi lemah produk pertanian adalah kurangnya marketing pada generasi muda, apabila Anda bisa berinovasi di sini, maka peluang keuntungan besar menanti Anda. Terlebih dengan berkembangnya media sosial seperti Instagram dan Tiktok. 

Kedua media sosial tersebut membantu menyebarkan berbagai informasi unik, menarik, dan tidak jarang mempengaruhi orang untuk mencoba apa yang ada dalam kontennya. Karenanya mengembangkan bisnis bidang pertanian masih cukup prospek.

LihatTutupKomentar